Support dan Konsultasi : [email protected]

Pengertian Switch : Managed dan Unmanaged – Saat merancang topologi jaringan, network switch secara efektif adalah intinya, atau pusatnya. Ini adalah peralatan jaringan yang menghubungkan semua perangkat satu sama lain di LAN (Local Area Network), mengarahkan dan meneruskan informasi ke lokasi Router Gateway. Saat mengoperasikan jaringan, penting untuk memastikan bahwa anda memiliki network switch yang membantu anda secara efektif memenuhi kebutuhan seluruh jaringan pada topologi anda.

Network switch datang dalam berbagai dimensi yang memungkinkan mereka memiliki berbagai variasi hingga 48 port, tetapi perbedaannya lebih dalam dibandingkan dengan manage switch dan unmanaged switch. Di sini, saya akan memaparkan kedua jenis network switch, tampilan dan perbedaan di antara keduanya, dan membantu anda memutuskan mana yang tepat untuk Anda.

Pengertian Switch: Managed dan Unmanaged

Pada hal yang paling mendasar, pengertian switch yang tidak dikelola memungkinkan anda untuk langsung memasang perangkat network switch ke jaringan anda (Plug ‘n Play), sementara switch managed memungkinkan kontrol yang lebih banyak dalam hal penggunaan nya.

Perbedaan Network Switch Manage dan Unmanaged

Fitur Switch

Pengertian switch Unmanaged itu sangat simple, menghubungkan perangkat Ethernet dengan pengaturan tetap yang tidak dapat anda ubah, sering digunakan untuk jaringan kecil atau untuk menyertakan grup sistem jangka pendek ke topologi jaringan yang lebih besar. Switch yang ditangani, di sisi lain, juga memungkinkan anda untuk mengelola, mengatur, dan memantau pengaturan LAN Anda, yang terdiri dari pengaturan melalui lalu lintas LAN, fokus pada satu jaringan tertentu, dan menghasilkan LAN online baru untuk mempertahankan grup berukuran lebih kecil. perangkat dipisahkan dan untuk mengelola lalu lintasnya dengan lebih baik. Switch terkelola juga menawarkan fitur redundansi yang mereplikasi dan memulihkan informasi jika gadget atau jaringan gagal.‍

Perfomance Switch

Manfaat dari Switch Unmanaged dalam hal efisiensi adalah anda dapat terhubung dan bermain secara instan dengan jaringan Anda. Tidak perlu mengatur apa pun, dan memiliki solusi QoS bawaan untuk memastikannya berfungsi dengan baik. Namun, dengan pengertian switch Manageable, anda dapat fokus pada jaringan sesuka hati, memastikan bahwa anda memperoleh efisiensi terbaik di tempat yang Anda butuhkan. Selain itu, fitur-fitur seperti SNMP Prioritas, yang memungkinkan untuk memperbaiki jaringan dari jarak jauh, juga mempermudah untuk mencari masalah apa pun yang memengaruhi efisiensi tersebut, memungkinkan anda untuk melaksanakan perbaikan jika perlu.

Keamanan Switch

Switch Unmanaged, secara keseluruhan, memiliki keamanan yang sangat dasar. Mereka diamankan dengan memastikan Anda tidak memiliki kerentanan dari sistem ke sistem, menu pilihan seperti menutup port yang dapat dikunci dapat memastikan tidak ada yang merusak perangkat secara langsung. Peengertian switch Manage memiliki beberapa manfaat keamanan yang signifikan, seperti kemampuan untuk memantau dan mengontrol jaringan untuk menutup risiko energik, perlindungan untuk informasi, kontrol, dan rencana manajemen. Fitur keamanan bervariasi dari berbagai fungsi yang ada, dari keamanan file interaksi jaringan (File Sharing), daftar kontrol akses (Access Control) yang mengunci pengguna yang tidak disetujui, dan VLAN juga dapat digunakan untuk menghasilkan akses terbatas untuk topologi jaringan anda bagi mereka yang biasanya tidak memiliki akses. Namun, perlu diingat bahwa switch managed menawarkan banyak kontrol atas jaringan Anda yang mungkin bisa menjadi risiko contohnya switch managed mikrotik swos. Karena itu, mereka harus dilacak dan dikendalikan hanya dengan spesialis jaringan yang sebenarnya memiliki tingkat manfaat akses tertinggi. Dalam perkembangan teknologi kita yang terus berubah, keamanan dunia maya telah menjadi sangat penting di tahun 2021.‍

Harga Switch

Dalam hal biaya, perbedaannya cukup sederhana. Anda dapat menemukan switch yang tidak dikelola biasanya dalam kisaran harga dari Rp.200.000 hingga sekitar Rp.1.000.000 atau lebih. Harga ini biasanya tergantung pada berapa banyak port yang Anda perlukan untuk switch tersebut. Namun, dengan switch managed, anda harus mengantisipasi biaya yang jauh lebih besar. Ini dapat berkisar dari seluruh Rp.1.500.000 setiap switch hingga 3 Juta Rupiah setiap switch. Harga di sini lebih dipengaruhi oleh berbagai fitur, seperti manajemen keamanan dan akses kapasitas switch managed.

Apa Jenis Switch Yang Harus Saya Gunakan ?

Dimensi bukan satu-satunya poin yang menjadi masalah ketika memilih switch yang tepat, karena anda dapat memperoleh switch dengan berbagai pilihan, baik yang siwtch managed maupun tidak. Namun, ketika datang ke jaringan berukuran lebih kecil, seperti ketika datang ke perusahaan kecil, rumah, satu tempat kerja, maka switch unamaged lebih mungkin digunakan. Switch managed lebih cocok untuk perusahaan berukuran besar dengan jangkauan jaringan yang jauh lebih luas, atau bagi mereka yang menggunakan pusat informasi titik dan membutuhkan kendali yang jauh lebih baik atas lalu lintas dalam jaringan mereka.‍

Pertanyaan ini tidak bisa dijawab begitu saja. Seorang supervisor atau spesialis jaringan biasanya adalah orang yang paling memenuhi syarat untuk membantu anda memilih sakelar jaringan berdasarkan kebutuhan Anda. Namun, untuk perusahaan berukuran lebih kecil yang terdiri dari tempat kerja tunggal atau pekerjaan profesional independen, kemungkinan besar Anda tidak membutuhkan lebih dari switch unmanaged berukuran lebih kecil. Namun, jika ada ribuan pengguna di jaringan sekaligus, setelah itu switch managed menjadi hal yang sangat penting.‍

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pengalih_jaringan